UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BUAH PEPAYA MUDA (carica papaya epidermis)
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BUAH PEPAYA MUDA (carica papaya epidermis)
Abstrak
Kulit merupakan organ yang tersusun dari empat jaringan dasar dan mempunyai kelenjarminyak. Pada saat remaja kelenjar kulit berfungsi secara aktif sehingga adanya gangguan pada kulit seperti jerawat (acne vulgaris). Penelitian inı eksprimental laboratorium dengan mengestrak buah papaуа muda menggunakan metode maserasi yang di rendam dengan etanol 96% dan metode difusi cakram yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri buah pepayamuda (Carica papaya L) sebagai antibakten penyebab jerawat Staphylococcus epidermidis secara in vitro. Senyawa aktif buah pepaya muda (Carica papaya L) yaitu Alkaloid, Flavanoid, Polifenol dan Saponin sedangkan Daya Hambat darı ekstrak etanol buah pepaya muda (Carica papaya L) konsentrasi 20% sebesar 8,68 mm (Sedang), Pada konsentrasi 40% memilikı zona hambat 11,20 mm (kuat), pada konsentrasi 60% sebesar 14,42 mm (kuat) dan pada konsentrasi 80% zona hambat sebesar 20,69 mm (Sangat Kuat) kemudian perbandingan konsentrasi daya hambat ekstrak buah pepaya muda (Carica papaya L.) yang mendekati antibiotik gram positif (Clindamycin) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus Epidermidis pada konsentrasi 80% karena memilıkı zona hambat yaitu sebesar 20,69 mm
Referensi
Fadilah, A. A. (2021). Hubungan Stres Psikologis Terhadap Timbulnya Akne Vulgaris. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 390-395.
Hamida, F., Kalaw, O. I., & Fahrudin, F. (2022, September). Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol 96% Buah Tomat Cherry (Solanum lycopersicum var. cerasiforme) terhadap Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus Penyebab Jerawat. In Prosiding Seminar Nasional Biologi (Vol. 2, No. 1, pp. 380-387).
Herdianty, J., & Wijayanto, A. (2022). Anti Acne Cream Formulation Ethanol Extract of Katuk Leaves (Sauropus androgynus (L.) Merr against Staphylococcus Epidermis and Staphylococcus Aureus. Journal of Global Research in Public Health, 7(2), 107-111
Imasari, T., & Emasari, F. (2021). T Deteksi Bakteri Staphylococcus sp. Penyebab Jerawat Dengan Tingkat Pengetahuan Perawatan Wajah Pada Siswa Kelas XI Di SMK Negeri 1 Pagerwojo. Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya, 2(2), 58-65.
Jati, N. K., Prasetya, A. T., & Mursiti, S. (2019). Isolasi, identifikasi, dan uji aktivitas antibakteri senyawa alkaloid pada daun pepaya. Indonesian Journal of Mathematics and Sciences, 42(1), 1-6. Natural
Liling, V. V., Lengkey, Y. K., Sambou, C. N., & Palandi, R. R. (2020). UjiAktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Pepaya Carica papaya L. Terhadap Bakteri Penyebab Propionibacterium acnes. Biofarmasetikal Jerawat Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical), 3(1), 112- 121.
Madelina, W., & Sulistiyaningsih, S. (2018). Resistensi Antibiotik Pada Terapi Pengobatan Jerawat. Farmaka, 16(2), 105- 117.
Nugraha, D., Yusuf, A. L., Nugraha, V., Wahlanto, P., & Indriastuti, M. (2022). Aktivitas Antibakteri Air Perasan Buah Pepaya (Carica papaya L.) Pertumbuhan Staphylococcus Terhadap Bakteri aureus On Staphylococcus Antibakterial Activities Of Pepaya Juice (Carica papaya L.) Growth The Of aureus Bacteria Medical Sains: Jurnal Imiah Kefarmasian, 7(4), 847- 852 Pauzan, P., Halid, M, & Ratulangi, W. R. (2023). Pengaruh Ekstrak Etanol pada Tomat (Solanum lycopersicum L.) pada Staphylococcus epidermidis secara in Vitro.
Violeta, E. C. (2014). Pengaruh Daya Antibakteri Ekstrak Etanol Buah Pepaya Muda (Carica Pepaya L.) Terhadap Bakteri Enterococccus Faecalis ATCC 29212 Secara In Vitro (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).


