ANALISIS PENGARUH BRAIN GYM TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK UMUR 4-5 TAHUN
Abstract
Brain Gym merupakan beberapa gerakan sederhana yang didesain dapat meoptimalisasi otak. Hal tersebut menyangkut keseimbangan otak bagian kanan-kiri, relaksasi otak belakang dan otak depan. Gerakan tersebut dapat menyerap jumlah kemampuan dalam berkomunikasi lebih cepat. Gerakan yang dapat berpengaruh untuk merengangkan otot dan konsentrasi, pengertian serta pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brain gym terhadap perkembangan motorik halus pada anak umur 4-5 tahun. Dengan menggunakan metode studi literatur maka dilakukan analisis terhadap hasil penelusuran jurnal (e-journal) dan artikel dengan tinjauan teori (e-book). Penelitian ini mengungkapkan bahwa Frekuensi pemberian brain gymterhadap perkembangan motorik halus dapat dilihat dalam waktu 3x seminggu, Lama pemberian senam otak terhadap perkembangan motorik halus pada anak 4-5 tahun 10-15 menit, Lama waktu untuk mendapatkan hasil kemajuan perkembangan motorik halus pada anak adalah 4 minggu. Alat ukur yang digunakan untuk menilai hasil kemajuan perkembangan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun menggunakan KPSP. Efektivitas pemberian senam otak lebih baik daripada metode lainnya (alat permainan edukatif, seperti kartu pasangan, loto warna kotak alpabet dan aktivitas fungsional, seperti berjalan santai, membaca dan menulis) terhadap peningkatan motorik halus pada anak
References
Cahyo, A.N. 2011. Latihan Otak & Daya Ingat dengan Menggunakan Ragam Media Audio Visual. Pertama ed. Jogjakarta: Diva Press
Diana, S; Adiesty, F and Mafticha, E, 2017. BRAIN GYM Stimulasi Perkembangan Anak PAUD I. Surakarta: CV Kekata Group
Diana, S; Mafticha, E; Adiesti, F, 2016. Senam Otak Meningkatan Prestasi Belajar Anak Usia Prasekolah 4-6 Tahun. Jurnal Keperawatan.9(3), hlm 144-147
Kharisma, R, H, 2016. Perbedaan Pengaruh Pemberian Senam Otak Dengan Alat Permainan Edukatif Terhadap Peningkatan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun.Unisa, hlm.1-15
Khasan, U; Siska, G; Oktiawati, Ns. A, 2014. Perbedaan Hasil Pengukuran Perkembangan Balita Menggunakan Denver Developmental Screening Test II (Denver II) Dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP)
Madyastuti, L, R; Twistiandayani, R; Rahayu, A, W, 2018. Pengaruh Senam Otak Terhadap Peningkatan Motorik Kasar Pada Anak Usia 4-6 Tahun. Jurnal Kesehatan” Wiraraja Medika”, hlm.8-13
Marliana, S, K; Lamri, Firdaus, R, 2018. Pengaruh Senam Otak (Brain Gym) Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 3-5 Tahun Di PAUD INSAN DELIMA SAMARINDA Tahun 2018.Politeknik Kesehatan Kalimatan Timur. hlm.2-8
Muhammad A. 2013. Tutorial Senam Otak untuk Umum. Yogyakarta: Flashbook
Nugroho, I, S; Hardjajani, T; Hardjono, 2008. Pengaruh Pelatihan Brain Gym Terhadap Perkembangan Kemampuan Literacy Pada Anak Kelas Satu Sekolah Dasar, hlm.1-10
Panzilion; Padila; Tria, G; Amin, M; Andri, J, 2020. Perkembangan Motorik Prasekolah Antara Intervensi Brain Gym Dengan Puzzle.Jurnal Keperawatan Silampari.3(2), hlm.510-519
Ryan. 2013. Pengertian Brain Gym atau Senam Otak Dan Gerakan-Gerakan nya. http://webcache. googleusercontent.com. Jurnal Keperawatan. 3(1), hlm.339-347
Samosir, N.R. 2018. Pengaruh Senam Otak Pada Play Therapy Lebih Baik Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Prasekolah. Jurnal Ilmiah Fisioterapi (JIF).1(01), hlm.11-19
Sari, L, P; Wahyuni, T, D; Putri, R, M, 2018. Pengaruh Senam Otak Terhadap Peningkatan Motorik Halus Pada Anak Usia 3-4 Tahun Di PAUD MAWAR Tlogomas Malang. Nursing News.3(1), hlm.3339-347
Sudirman, I, M. 2017. Perbedaan Pengaruh Senam Otak Dan Senam Irama Terhadap Memori Jangka Pendek Anak Usia 5-6 Tahun Di TK. Unisa. hlm.1-16
Wiradnyana, I, Gd. A; Surasena, I, Kt. A, 2019. Pengaruh Aktivitas Senam Otak (Brain Gym) Untuk Meningkatkan Kognitif AUD. Widyacarya.3(2), hlm.65-71
Wulandari, E; Darmawijaya, I P; Permadi, A,W, 2018. Kombinasi Senam Otak Dan Aktivitas Fungsional Rekreasi (AFR) Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Autis Di Yayasan Mentari Fajar Jimbaran Badung Bali. Jurnal Kesehatan Terpadu.2(1), hlm.14-19
Jurnal Kesehatan Abdurahman is a scientific peer-reviewed article which are freely available to be accessed, downloaded and used for research purposes. Manuscripts submitted to Jurnal Kesehatan Abdurahman are published under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0).
Under the following terms:
- Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
- No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.







